Wali Kota Batam Bekali Finalis Encik dan Puan 2026 Jadi Promotor Pariwisata Modern

Disbudpar Kota Batam – Sebanyak 20 finalis Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 mengikuti audiensi bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (30/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembekalan awal bagi para finalis sebelum memasuki malam grand final pemilihan duta wisata tahun ini.

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar memberikan motivasi sekaligus arahan kepada para finalis agar mampu menjadi representasi generasi muda yang aktif mempromosikan pariwisata, budaya, dan citra positif Kota Batam.

“Finalis Encik dan Puan merupakan insan terpilih yang telah melewati proses seleksi tidak mudah. Penilaian tidak hanya dari penampilan, tetapi juga wawasan, etika, sikap, dan kemampuan komunikasi. Itu semua menjadi modal utama sebagai duta wisata yang berkualitas,” ujarnya.

Menurutnya, peran duta wisata sangat strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Para finalis diharapkan mampu menjadi penyampai informasi yang positif sekaligus memperkuat citra Batam sebagai kota modern dan terbuka.

“Kalian adalah garda terdepan promosi daerah. Persepsi yang kurang tepat harus bisa diluruskan, sementara hal-hal positif tentang Batam harus terus diperkenalkan kepada masyarakat luas,” tambahnya.

Amsakar juga mendorong para finalis untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi dan aktif memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi wisata dan budaya daerah.

“Gunakan media sosial secara kreatif dan bijak untuk memperkenalkan destinasi wisata, budaya Melayu, dan keramahan masyarakat Batam,” pesannya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam, Yusfa Hendri, mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan sikap sebagai figur publik.

“Sebagai duta wisata, kalian membawa nama baik Kota Batam. Jadilah generasi muda yang inspiratif, beretika, serta mampu memberikan pengaruh positif di tengah masyarakat,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan karakter dan penguatan wawasan bagi para finalis.

“Kami ingin para finalis tidak hanya siap secara kompetensi, tetapi juga memahami peran strategis mereka dalam mendukung promosi pariwisata serta pelestarian budaya daerah,” jelasnya.

Ardiwinata menambahkan, pemilihan Encik dan Puan Batam 2026 diikuti sebanyak 143 peserta dari berbagai latar belakang. Setelah melalui tahapan seleksi, terpilih 20 finalis yang terdiri dari 10 putra dan 10 putri untuk mengikuti masa karantina dan pembinaan intensif.

Grand final Pemilihan Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei 2026 di Harmoni One Convention Hotel setelah para finalis menjalani karantina selama empat hari di Aston Inn Gideon Batam.