Wisman ke Batam Tembus 114 Ribu pada Maret 2026, Kadisbudpar Yakin Tren Pariwisata Terus Menguat

Disbudpar Kota Batam – Kota Batam kembali mencatatkan dominasi sebagai pintu masuk utama wisatawan mancanegara (wisman) di Provinsi Kepulauan Riau pada Maret 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau, sebanyak 114.837 wisman tercatat masuk melalui Batam atau sekitar 75,68 persen dari total kunjungan wisman ke Kepri yang mencapai 151.730 kunjungan.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 100.279 kunjungan wisman.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan capaian tersebut menunjukkan Batam masih menjadi destinasi utama wisatawan asing di wilayah perbatasan Indonesia.

“Batam tetap menjadi pilihan utama wisatawan mancanegara karena memiliki aksesibilitas yang mudah melalui Bandara Hang Nadim maupun pelabuhan ferry internasional,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman ke Batam sepanjang Januari hingga Maret 2026 mencapai 372.765 kunjungan atau sekitar 77,78 persen dari total kunjungan wisman ke Kepulauan Riau yang mencapai 479.225 kunjungan.

Menurut Ardiwinata, tren peningkatan tersebut menjadi indikator positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata Batam yang terus bergerak stabil.

“Kami melihat tren kunjungan masih tumbuh secara tahunan. Ini menjadi peluang besar bagi Batam untuk terus meningkatkan kualitas destinasi wisata, amenitas, dan aksesibilitas,” katanya.

Ia menambahkan, pertumbuhan kunjungan wisatawan juga dipengaruhi oleh berbagai event pariwisata dan promosi yang terus digencarkan pemerintah bersama pelaku industri wisata.

“Kami terus mendorong penyelenggaraan event serta memperkuat promosi pariwisata agar momentum peningkatan kunjungan wisatawan dapat terus terjaga,” tambahnya.

Selain itu, Ardiwinata menilai kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing Batam sebagai destinasi unggulan di wilayah barat Indonesia.

“Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar Batam tetap kompetitif dan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” ujarnya.

Dengan tren pertumbuhan yang positif tersebut, Disbudpar Batam optimistis target kunjungan wisatawan tahun 2026 dapat tercapai sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat pariwisata internasional di Indonesia.