
Disbudpar Kota Batam – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan anak-anak Kota Batam di tingkat internasional. Paduan Suara Anak Batam (PSAB) berhasil membawa pulang medali emas dari ajang Thailand International Choral Festival 2026 yang berlangsung pada 3–7 Agustus 2026 di Bangkok, Thailand.
Kompetisi yang digelar di kawasan Thailand Cultural Centre tersebut diikuti kelompok paduan suara dari sejumlah negara, di antaranya Thailand, Malaysia, India, Filipina, dan Indonesia. Ajang ini diselenggarakan oleh Thailand Choral Association setiap tahunnya.
PSAB yang berada di bawah binaan Yayasan Kreasi Harmoni Anak Batam mengikuti dua kategori dalam kompetisi tersebut, yakni Children Choir serta Gospel dan Spiritual.
Pimpinan sekaligus pelatih PSAB, Andreas Kokok, mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari persiapan panjang yang dilakukan para peserta sejak Februari 2026.
“PSAB kali ini mengikuti dua kategori lomba, yaitu Children Choir dan Gospel Spiritual. Persiapan sudah dilakukan sejak Februari dan akhirnya anak-anak dapat menjalankan tugas dengan baik,” ujar Andreas.
Perjuangan PSAB menuju kompetisi internasional tersebut juga cukup panjang. Rombongan terlebih dahulu melakukan perjalanan dari Batam menuju Johor Bahru, Malaysia menggunakan kapal feri. Dari Johor Bahru, perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan pesawat menuju Bangkok.
Setibanya di Bangkok, para peserta langsung menjalani agenda kompetisi. Kondisi tersebut membuat para anggota PSAB harus tampil dalam keadaan masih menyisakan kelelahan akibat perjalanan panjang.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat anak-anak untuk memberikan penampilan terbaik di atas panggung.
Salah satu lagu yang dibawakan PSAB dalam festival tersebut adalah “Batamku”, karya Andreas Kokok dan Ahmad Dahlan. Lagu tersebut menjadi salah satu karya yang merepresentasikan identitas Kota Batam.
Andreas menjelaskan, Batamku memiliki makna khusus karena lagu tersebut biasa dinyanyikan dalam berbagai kegiatan resmi di Batam setelah lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Selain kompetisi, rangkaian festival juga diisi dengan konser persahabatan. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta dari berbagai negara untuk saling berinteraksi, berbaur, serta bertukar pengalaman mengenai dunia paduan suara.
Hasilnya, PSAB berhasil mencatatkan prestasi pada dua kategori yang diikuti.
Pada kategori Gospel dan Spiritual, PSAB meraih medali emas sekaligus menjadi juara kategori dengan nilai 90,88. Sementara pada kategori Children Choir, PSAB juga memperoleh medali emas dan menempati peringkat ketiga dengan nilai 84,60.
PSAB juga berhasil masuk sebagai finalis Grand Prize, yang pesertanya dipilih dari para juara masing-masing kategori.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Batam. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan anak-anak PSAB membawa nama Batam hingga ke tingkat internasional.
Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan perkembangan positif subsektor musik dalam ekosistem ekonomi kreatif di Kota Batam.
“Atas nama pemerintah, saya bangga dengan prestasi anak-anak PSAB yang mengharumkan nama Batam. Artinya, 17 subsektor ekonomi kreatif Batam, khususnya bidang musik, berkembang baik dan mampu berprestasi hingga ke kancah internasional,” ungkap Ardiwinata.
Ia berharap keberhasilan PSAB dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang seni dan ekonomi kreatif.
Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa talenta anak-anak Batam memiliki kesempatan untuk tampil dan bersaing dalam ajang internasional melalui karya seni dan kreativitas.