Parade Alumni Warnai Grand Final Encik Puan Batam 2026, Ajang Silaturahmi Lintas Generasi

Disbudpar Kota Batam – Ada suasana berbeda dalam malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Encik & Puan Kota Batam 2026 yang digelar di Ballroom Harmoni One Hotel, Sabtu (09/05/2026). Selain menghadirkan persaingan ketat para finalis, acara tahun ini juga dimeriahkan dengan parade puluhan alumni Encik & Puan Kota Batam lintas generasi yang sukses mencuri perhatian para tamu undangan.

Parade alumni yang tergabung dalam Ikatan Encik Puan (ICP) Kota Batam menjadi pembuka acara grand final sebelum dilanjutkan dengan parade finalis, sesi tanya jawab, hingga penampilan hiburan seni dan budaya. Kehadiran para alumni memberikan nuansa hangat sekaligus memperlihatkan kuatnya ikatan kekeluargaan antar generasi duta wisata Kota Batam.

Ketua Alumni Encik & Puan Kota Batam, Apriyadi Kurniawan, mengaku bangga dan terharu dapat kembali berkumpul bersama para senior maupun junior dalam momen tersebut.

“Saya merasa terharu bisa berkumpul lagi bersama alumni ICP. Banyak di antara alumni yang kini sudah sukses bekerja, bahkan sampai ke tingkat internasional,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan reuni seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai wadah mempererat silaturahmi sekaligus membangun jaringan antarsesama alumni.

“Kegiatan seperti ini penting diteruskan. Selain mempererat hubungan kekeluargaan, juga membuka networking antar alumni yang telah berkarier di berbagai bidang, baik di dalam maupun luar negeri,” tambahnya.

Malam grand final tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, Ketua LAM Kota Batam Raja Muhammad Amin, unsur Forkopimda, kepala OPD, asosiasi pariwisata, sponsor, orang tua finalis, serta tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya, Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan bahwa Pemilihan Duta Wisata Encik & Puan 2026 diikuti sebanyak 167 peserta dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari mahasiswa, perbankan, kepolisian, pelaku pariwisata, seniman hingga budayawan.

“Para finalis yang tampil malam ini telah melalui proses seleksi yang panjang dan kompetitif. Ajang ini bukan sekadar kompetisi penampilan, tetapi menjadi wadah pembinaan generasi muda agar mampu menjadi representasi positif Kota Batam,” ujarnya.

Menurutnya, para finalis diharapkan mampu menjadi generasi muda yang kreatif, komunikatif, serta aktif mempromosikan pariwisata dan budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Sekda Kota Batam, Firmansyah, memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan grand final yang dinilai semakin memperkuat promosi budaya Melayu dan pariwisata Kota Batam.

“Pemilihan Duta Wisata Encik & Puan merupakan agenda penting Pemerintah Kota Batam dalam mencari generasi muda terbaik untuk mempromosikan daerah. Encik dan Puan sendiri merupakan identitas budaya Melayu yang mencerminkan kesantunan dan keramahan masyarakat kita,” katanya.

Pada malam grand final tersebut, dewan juri akhirnya menetapkan Arya Syaputra sebagai Encik Kota Batam 2026 dan Kezia Hirano Danito sebagai Puan Kota Batam 2026. Sementara gelar Encik Favorit diraih Rakeyan Muhammad Braja Pamungkas dan Puan Favorit diraih Rameyza Alya Rabbania.

Dengan semangat kolaborasi lintas generasi yang ditunjukkan para alumni dan finalis, ajang Duta Wisata Encik & Puan Kota Batam 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga aktif menjaga dan mempromosikan budaya Melayu serta pariwisata Kota Batam ke tingkat yang lebih luas.