Lomba Anyaman Ketupat Hidupkan Semarak Idul Fitri di Batam melalui Event Batam Idul Fitri Food & Art Fest #01

Disbudpar Kota Batam – Suasana Hari Raya Idul Fitri semakin terasa meriah di Batam melalui gelaran “Batam Idul Fitri Food & Art Fest #01”. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah lomba menganyam ketupat yang digelar di K-Square Mall, Selasa (24/3/2026).

Lomba yang menjadi bagian dari rangkaian festival ini diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah, seperti Padang, Bengkalis, hingga Bangkinang. Antusiasme peserta terlihat tinggi dalam menampilkan keterampilan menganyam ketupat yang merupakan tradisi khas Lebaran.

Dalam perlombaan tersebut, sejumlah peserta berhasil meraih juara, mulai dari peringkat pertama hingga harapan. Para pemenang mendapatkan trofi, sertifikat, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas keterampilan yang ditampilkan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan rasa bangganya terhadap pelaksanaan lomba tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya memeriahkan suasana Lebaran, tetapi juga berperan penting dalam melestarikan budaya lokal.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya tak benda, salah satunya tradisi menganyam ketupat yang sudah melekat dalam perayaan Idul Fitri,” ujarnya.

Ia juga kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mengembangkan sektor pariwisata melalui konsep 3A, yakni akses, amenitas, dan atraksi. Menurutnya, kehadiran event seperti ini menjadi salah satu bentuk penguatan atraksi wisata di daerah.

Festival yang berlangsung hingga 2 April 2026 ini menghadirkan sekitar 40 tenant kuliner serta berbagai lomba menarik setiap akhir pekan, seperti lomba lagu Hari Raya dan lomba mewarnai bertema Idul Fitri.

Pimpinan Eewah Event Organizer, Athaya Faiz, menambahkan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Alamak Raya Lagi” yang mencerminkan suasana khas menjelang Lebaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan asosiasi pariwisata serta komunitas SWARA, yang ikut mendukung terselenggaranya festival ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tradisi budaya seperti anyaman ketupat tetap terjaga sekaligus menjadi daya tarik wisata yang memperkaya pengalaman masyarakat dan wisatawan selama merayakan Lebaran di Batam.