Pemko Batam Perketat Kesiapsiagaan Destinasi Jelang Lebaran 2026

Disbudpar Kota Batam – Menyambut momentum libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, Pemerintah Kota Batam mengeluarkan surat edaran guna meningkatkan kesiapsiagaan sektor pariwisata. Kebijakan ini dikeluarkan langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, sebagai langkah antisipasi lonjakan kunjungan wisatawan.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, pelaku usaha pariwisata, pengelola objek wisata, asosiasi pariwisata, hingga perangkat wilayah seperti camat, lurah, dan RT/RW se-Kota Batam.

Dalam edaran tersebut, seluruh pengelola destinasi wisata diminta memastikan aspek keamanan, kenyamanan, dan kebersihan bagi pengunjung. Beberapa langkah yang ditekankan antara lain penyediaan alat keselamatan, penempatan petugas pengawas khususnya di kawasan wisata pantai, pengaturan arus lalu lintas dan parkir, serta penyediaan fasilitas tempat sampah yang memadai.

Selain itu, pelaku usaha pariwisata juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dengan mengacu pada informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Upaya mitigasi risiko juga diperkuat melalui koordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat dan aparat kepolisian.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap instruksi tersebut demi menciptakan pengalaman wisata yang aman dan nyaman.

โ€œMelalui surat edaran ini kami berharap seluruh pengelola objek wisata dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan terbaik selama libur Lebaran,โ€ ujarnya.

Ia menambahkan, periode libur Lebaran selalu menjadi momen peningkatan signifikan jumlah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Oleh karena itu, kesiapan seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga citra Batam sebagai destinasi unggulan di Kepulauan Riau.

Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga akan melakukan pemantauan intensif serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh destinasi wisata siap menghadapi lonjakan kunjungan selama masa libur Lebaran tahun ini.