Perayaan Pongal Warnai Pariwisata Budaya Batam, Hadirkan Peserta dari Singapura dan India

Disbudpar Kota Batam – Keberagaman budaya kembali menjadi daya tarik pariwisata Kota Batam melalui perhelatan Pongal Celebration 2026 yang digelar oleh Batam Tamil Sangam. Acara ini berlangsung meriah di Ayola Signature Ocarina Batam, Minggu (8/2/2026), dan berhasil menarik partisipasi lintas negara.

Perayaan budaya masyarakat Tamil tersebut dihadiri tidak hanya oleh warga lokal, tetapi juga sekitar 100 warga Tamil dari Singapura. Selain itu, kehadiran 15 penari tradisional yang didatangkan langsung dari India turut menghadirkan suasana budaya Tamil yang kental dan autentik.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Batam Tamil Sangam dalam melestarikan budaya sekaligus mengemasnya sebagai daya tarik wisata. Ia menilai, kegiatan ini memberi nilai tambah bagi citra Batam sebagai kota pariwisata yang terbuka dan inklusif.

โ€œPongal Celebration menjadi contoh bagaimana kekayaan budaya dapat menjadi kekuatan pariwisata. Selain menjaga tradisi, kegiatan ini juga mempererat hubungan lintas etnis dan lintas negara,โ€ ujarnya.

Pongal sendiri merupakan festival panen masyarakat Tamil yang sarat makna filosofis. Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur atas berkah alam, penghormatan kepada Matahari, bumi, serta hewan ternak yang mendukung kehidupan manusia. Nilai kebersamaan dan harmoni dengan alam menjadi pesan utama dalam setiap rangkaian perayaan.

Selama acara berlangsung, pengunjung disuguhi berbagai pertunjukan seni dan tari tradisional Tamil, permainan rakyat, serta prosesi memasak hidangan Pongal secara bersama-sama. Sajian khas Aru Suvei Unavu turut dihadirkan sebagai simbol kebersamaan, keberkahan, dan rasa syukur.

Dengan antusiasme peserta dan keterlibatan komunitas internasional, Pongal Celebration 2026 dinilai berpotensi terus berkembang sebagai agenda wisata budaya tahunan. Kegiatan ini sekaligus memperkaya kalender pariwisata Batam dan memperkuat posisinya sebagai kota multikultural yang ramah bagi wisatawan mancanegara.