DPD ASITA Kepri Serahkan Bantuan Kepada Korban Gelombang Besar Batu Merah

Disbudpar Batam- Asosiasi Pariwisata Kepri dan Batam kembali menunjukkan aksi peduli sesamanya . Setelah sebelumnya Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batam memberikan bantuan kepada korban banjir di perumahan Kodim kelurahan Buliang kecamatan Batu Aji, kali ini Ketua Dewan Pimpinan Daerah Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (DPD ASITA) Kepri, Andika Lim menyerahkan bantuan kepada korban bencana gelombang besar Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar, Batam, Senin (4/1).

Sumbangan kepada keluarga korban secara simbolis diserahkan kepada Siti Hajar, salah seorang korban yang rumahnya hilang terbawa arus saat cuaca ekstrim kemarin. Penyerahan bantuan ini disaksikan lurah Batu Merah, Alim Ridwan bersama ketua Posko bencana, Zanzibar dan ketua RW, Raja Halim.

Bantuan berupa barang-barang kebutuhan pokok srperti beras, minyak makan, telur, ikan sarden, gula pasir, air galon, indomie, biskuit, susu, teh serta barang-barang kebutuhan lain, diantaranya pakaian layak pakai, obat-obatan, sabun dan popok bayi diserahkan Andika didampingi pengurus, masing-masingnya Wakil Sekretaris, Hanny, bidang Humas, Yani, bidang Sosial, Enli dan Anis, bidang Organisasi Yuni, bidang SDM, Rela dan Atik serta perwakilan anggota Olin dan Nova.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan Andika sumbangan ini berasal dari 80 an pengurus dan anggota DPD ASITA KEPRI, beberapa mitra serta warga Singapura yang penggalangannya dilakukan secara spontan.

“Kami dari pengurus DPD ASITA Kepri yang berkantor di Batam pada kesempatan ini sedikit berbagi dari apa yang kami mampu berikan. Mohon diterima dan semoga sumbangan ini dapat sedikit meringankan beban dari saudara-saudara kita yang saat ini sedang ditimpa musibah,” ujar Andika.

Lurah Alim, atas nama pemerintah kecamatan Batu Ampar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Pengurus dan anggota DPD ASITA Kepri.

Dikatakan Alim, masyarakat Batu Merah mayoritasnya adalah masyarakat pesisir yang mendiami pantai dan pada hari Jumat lalu mereka tertimpa bencana gelombang pasang tinggi. Dalam musibah tersebut terdata 9 rumah mengalami rusak berat/hilang terbawa arus dan 23 rumah rusak ringan.

“Mudah-mudahan hari ini bantuan yang diberikan dapat bermakna buat kami, keluarga kami dan bapak ibu sehat wal afiat, terus sukses. Semoga bantuan ini jadi ladang amal dan pahala bagi bapak ibu,” sebut Alim.

Tak lupa iapun mengajak semua untuk mendoakan agar pandemi ini cepat berakhir sehingga pariwisata kita segera terbuka dan maju agar ekonomi kita bergeliat dan hidup kembali dalam rangka untuk kemakmuran masyarakat Kepri khususnya Kota Batam.

Usai penyerahan bantuan, dilanjutkan dengan peninjauan kelokasi rumah korban yang tertimpa musibah gelombang pasang.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll Up