Indonesia Raya Menggambar 2026 Semarak di Batam, Jadi Ruang Ekspresi Seniman dan Generasi Muda

Disbudpar Kota Batam – Ratusan peserta dari berbagai kalangan memeriahkan kegiatan Indonesia Raya Menggambar 2026 yang digelar di Dataran Alun-Alun Engku Putri, Batam Centre, Minggu (17/05/2026). Kegiatan yang diinisiasi Komunitas Seni Rupa Batam (KSRB) ini menjadi wadah kreativitas sekaligus ajang memperkuat semangat kolaborasi seni di Kota Batam.

Mengusung tema “Merangkai Imajinasi, Menguatkan Ekspresi Bangsa”, kegiatan tersebut diikuti pelajar, mahasiswa, komunitas seni, hingga masyarakat umum yang antusias menuangkan ide dan imajinasi mereka melalui karya visual.

Ketua Komunitas Seni Rupa Batam (KSRB), Kang Asep, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan event perdana sejak komunitas tersebut berdiri satu tahun lalu. Ia berharap agenda Indonesia Raya Menggambar dapat menjadi kegiatan rutin tahunan di Batam.

“Ini merupakan event perdana KSRB sejak berdiri. Mudah-mudahan ke depan kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi ruang berkumpul para seniman maupun masyarakat pecinta seni,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari seluruh karya peserta nantinya akan dipilih 10 lukisan terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas para peserta.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, yang hadir mewakili Wali Kota Batam, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, seni rupa memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pembangunan karakter generasi muda.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Indonesia Raya Menggambar yang diinisiasi Komunitas Seni Rupa Batam. Dari setiap goresan karya para seniman akan lahir kreativitas, ide, dan pesan positif bagi masyarakat,” katanya.

Ardiwinata menyebut seni rupa merupakan salah satu dari 17 subsektor ekonomi kreatif yang terus didorong pengembangannya oleh pemerintah. Ia menilai kegiatan seperti ini mampu memperkuat ekosistem seni sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap budaya dan kreativitas lokal.

Selain lomba menggambar, kegiatan juga diramaikan dengan pameran karya anggota KSRB, edukasi singkat tentang seni rupa, hingga pemberian penghargaan kepada karya terbaik yang nantinya berpeluang ditampilkan dalam pameran bersama berikutnya.

Menurut Ardiwinata, kegiatan seni seperti Indonesia Raya Menggambar tidak hanya menjadi ruang penyaluran bakat, tetapi juga dapat meningkatkan literasi visual, rasa percaya diri generasi muda, serta mempererat hubungan antar komunitas kreatif di Batam.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mendukung perkembangan seni dan budaya melalui rencana pembangunan Taman Budaya Batam di eks Gedung Beringin yang saat ini memasuki tahap penyusunan Detailed Engineering Design (DED).

“Pemerintah Kota Batam terus berkomitmen menghadirkan ruang kreativitas bagi para seniman dan budayawan. Kami berharap Taman Budaya Batam nantinya menjadi pusat aktivitas seni dan budaya masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan Indonesia Raya Menggambar 2026, semangat berkarya dan kolaborasi antar komunitas seni di Kota Batam diharapkan semakin tumbuh dan mampu memperkuat posisi Batam sebagai kota kreatif yang kaya akan potensi seni dan budaya.