
Disbudpar Kota Batam – Semangat sastra kembali menggeliat di Batam melalui penyelenggaraan Nadim Festival 2026 yang berlangsung meriah dan penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berkesenian, tetapi juga menghadirkan warna baru dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya.
Pembukaan festival yang digelar di Museum Raja Ali Haji pada Sabtu (4/4) mendapat apresiasi langsung dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam, Ardiwinata. Ia mengaku terharu melihat antusiasme peserta dan terselenggaranya event sastra berskala internasional di Batam.
“Sudah lama saya menantikan hadirnya kegiatan seperti ini di Batam. Ini menjadi momen yang sangat berarti,” ujarnya.
Menurut Ardiwinata, Nadim Festival menjadi bukti bahwa sektor kebudayaan, khususnya sastra, mampu berjalan beriringan dengan pariwisata. Ia menilai kehadiran lebih dari 100 peserta dari dalam dan luar negeri yang datang khusus untuk kegiatan puisi merupakan fenomena yang jarang terjadi.
Festival yang berlangsung pada 4 hingga 6 April ini menghadirkan peserta dari berbagai daerah dan negara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, serta sejumlah kota di Indonesia. Total peserta mencapai 108 orang, dengan dominasi dari negara tetangga.
Selain pembacaan puisi dan peluncuran buku antologi, rangkaian kegiatan juga dikemas dengan kunjungan ke sejumlah destinasi unggulan Batam. Di antaranya Masjid Tanjak, Jembatan Barelang, serta sentra kerajinan tanjak di Rumahitam, Sekupang.
Ketua pelaksana festival, Husnizar Hood, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sastra memiliki ruang untuk berkembang di luar medium buku.
“Sastra bisa menjadi bagian dari pariwisata jika dikemas dengan menarik. Ini yang sedang kami upayakan bersama,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara komunitas seni dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan keberlanjutan event serupa di masa mendatang.
Pemerintah Kota Batam pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan ini agar dapat berkembang menjadi agenda budaya tahunan. Dengan konsep yang menggabungkan seni, budaya, dan wisata, Nadim Festival diharapkan mampu memperkuat posisi Batam sebagai destinasi pariwisata kreatif di kawasan regional.