Batam Tuan Rumah GERAK Syariah 2026, OJK Kepri Dorong Penguatan Literasi dan Ekonomi Syariah

Disbudpar Kota Batam – Pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 di Kota Batam dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat literasi keuangan syariah sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi Islam di Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Danandjaya, mengatakan kegiatan tersebut memperlihatkan sinergi yang kuat antara regulator, lembaga keuangan syariah, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi berbasis nilai-nilai syariah selama bulan Ramadan.

“Ekosistem syariah yang ditampilkan di kegiatan ini sangat beragam, mulai dari produk fashion muslim, kuliner halal, hingga seni budaya. Ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah mampu menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan, Jumat (27/02/2026).

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan GERAK Syariah juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) yang secara konsisten berpartisipasi aktif setiap tahun dalam kampanye nasional literasi keuangan syariah tersebut.

Ia menambahkan, pada tahun sebelumnya pelaksanaan GERAK Syariah di seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau bahkan berhasil meraih penghargaan sebagai provinsi terbaik dalam penyelenggaraan program tersebut di tingkat nasional.

Selain menghadirkan beragam aktivitas edukasi, kegiatan ini juga menyediakan layanan perbankan langsung bagi masyarakat sehingga memudahkan akses terhadap layanan keuangan berbasis syariah.

Pembukaan acara berlangsung meriah dengan penampilan tari persembahan serta prosesi pemukulan kompang yang dilakukan bersama oleh jajaran pimpinan BRK Syariah, OJK, Bank Indonesia, dan Pemerintah Kota Batam.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah, menjelaskan bahwa GERAK Syariah merupakan kampanye nasional yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat sekaligus mendorong penerapan prinsip-prinsip syariah dalam aktivitas ekonomi sehari-hari,” katanya.

Ia menilai sistem keuangan syariah semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat modern karena mengedepankan nilai keadilan, transparansi, dan keberlanjutan dalam pengelolaan ekonomi.

Dalam pelaksanaannya, BRK Syariah bersama OJK Kepulauan Riau menghadirkan berbagai program edukatif, antara lain KOLAK (Kajian dan Obrolan Seputar Keuangan Syariah) yang meliputi webinar edukasi, bincang syariah, Ramadan Smart Insight, Sakinah, serta Ramadan Series.

Selain itu terdapat rangkaian KURMA (Kompetisi Keuangan Syariah di Bulan Ramadan) yang menghadirkan beragam lomba seperti FinDa’i Cilik, lomba Instagram Reels, lomba seni daerah, serta kuis Ramadan yang melibatkan partisipasi masyarakat dan komunitas.

Untuk memberikan kemudahan transaksi, BRK Syariah juga menghadirkan layanan Oto Banking di lokasi kegiatan sehingga pengunjung dapat melakukan berbagai transaksi perbankan maupun tarik tunai secara langsung.

Fajar menegaskan pihaknya akan terus mendukung program pemerintah dan regulator dalam memperluas literasi serta inklusi keuangan syariah di daerah.

“Kami berterima kasih kepada OJK Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Batam atas kepercayaan yang diberikan kepada BRK Syariah. Sinergi ini akan terus kami perkuat demi mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang lebih luas,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Manager Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau Ardiansyah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata yang mewakili Wali Kota Batam, serta jajaran pimpinan BRK Syariah wilayah Batam.

Usai pembukaan, para tamu undangan meninjau sejumlah tenant UMKM dan berinteraksi langsung dengan pelaku usaha yang memasarkan berbagai produk ekonomi syariah dalam rangkaian kegiatan tersebut.