Duta Wisata Batam Harumkan Kepri di Putri Indonesia 2026, Kostum Karya Indra Prameswara Jadi Sorotan

Disbudpar Kota Batam – Ajang Putri Indonesia 2026 menjadi momentum membanggakan bagi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Selain diwakili oleh Duta Wisata Cik dan Puan Batam 2024, Zefanya Yosinta, Kepri juga tampil istimewa lewat rancangan busana daerah karya desainer muda Batam, Indra Prameswara.

Indra Prameswara, yang akrab disapa Indra, dipercaya merancang kostum nasional bertema “Legenda Pulau Putri” untuk dikenakan wakil Kepri pada malam puncak Putri Indonesia 2026 di Plenary Hall JCC, Jakarta.

Kepercayaan tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi Indra yang selama ini dikenal aktif di berbagai festival budaya dan fashion carnival, baik di dalam maupun luar negeri. Perjalanan kariernya dimulai dari pelatihan Costume Carnival bersama penyelenggara Jember Fashion Carnival hingga terlibat dalam sejumlah event internasional seperti Wonderful Archipelago Culture Indonesia (WACI) di Jember, Chingay Parade di Singapura, hingga festival silang budaya di Johor dan Penang, Malaysia.

Tak hanya itu, pada tahun 2025 Indra juga dipercaya merancang National Costume untuk Mrs Universe Indonesia di Manila, Filipina. Ia pun pernah mengantarkan kostum Indonesia meraih penghargaan The Best National Costume pada ajang Miss Teen Universe Indonesia di India.

“Saya sangat bangga dipercaya merancang busana daerah Kepri untuk ajang Putri Indonesia di Jakarta. Ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi saya untuk terus berkarya mengangkat budaya Melayu,” ujar Indra.

Ia menjelaskan, proses pembuatan kostum “Legenda Pulau Putri” memakan waktu sekitar satu bulan dengan memadukan kain songket Melayu, busa hati, serta berbagai ornamen khas budaya Melayu Kepri.

Sementara itu, Zefanya Yosinta atau yang akrab disapa Anya mengaku bangga dapat mewakili Kepulauan Riau di tingkat nasional. Menurutnya, ajang Putri Indonesia bukan hanya kompetisi kecantikan, tetapi juga kesempatan memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata daerah.

“Saya merasa bangga dan terharu dapat mewakili Kepulauan Riau. Tentunya saya ingin memperkenalkan keelokan pariwisata dan budaya Negeri Segantang Lada kepada masyarakat luas serta berusaha memberikan yang terbaik,” ungkap Anya.

Malam puncak Putri Indonesia 2026 sendiri diikuti sekitar 45 finalis dari seluruh provinsi di Indonesia dan dijadwalkan berlangsung pada 24 April 2026 mendatang.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, turut menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Ia bersyukur wakil Kepri kembali berasal dari Duta Wisata Cik dan Puan Batam selama dua tahun berturut-turut.

“Sebagai Kadis, saya bersyukur Duta Wisata Cik Puan Batam kembali dipercaya mewakili Kepri di ajang Putri Indonesia selama dua tahun berturut-turut. Semoga prestasi dan kepercayaan ini dapat terus terjaga di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.