Kreativitas Anak Warnai Festival Lebaran Batam Lewat Lomba Mewarnai

Disbudpar Kota Batam – Kemeriahan Hari Raya Idul Fitri di Batam semakin terasa melalui lomba mewarnai bertema Lebaran yang menjadi bagian dari rangkaian “Batam Idul Fitri Food & Art Fest #01” di K-Square Mall.

Memasuki minggu kedua pelaksanaan festival, lomba yang digelar pada akhir pekan ini diikuti puluhan peserta anak-anak dari berbagai sekolah. Mereka menunjukkan kreativitas melalui beragam karya dengan tema khas Idul Fitri, seperti gambar masjid, anak-anak berpakaian muslim, hingga ornamen ketupat.

Salah satu dewan juri dari Komunitas Seni Rupa Batam, Haryanto, menilai kualitas karya peserta cukup baik. Menurutnya, sebagian besar peserta telah mampu menguasai teknik pewarnaan, komposisi warna, serta menunjukkan kreativitas yang sesuai dengan tema.

“Hampir semua peserta menampilkan hasil yang bagus, baik dari segi teknik maupun kreativitas,” ujarnya.

Para pemenang dalam lomba ini mendapatkan trofi, sertifikat, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi. Kegiatan berlangsung lancar dengan suasana kompetisi yang positif dan penuh semangat, dipandu oleh MC dari komunitas SWARA.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan ekonomi kreatif, khususnya di bidang seni rupa.

“Selain merayakan Lebaran, kegiatan ini juga bertujuan memajukan subsektor ekonomi kreatif, terutama seni rupa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan Batam sebagai kota wisata terus didorong melalui prinsip 3A, yaitu akses, amenitas, dan atraksi. Event ini dinilai menjadi salah satu bentuk atraksi yang memperkaya pengalaman wisata di Batam.

Sementara itu, Pimpinan Eewah Event Organizer, Athaya Faiz, menjelaskan bahwa festival ini mengusung tema “Alamak Raya Lagi” yang terinspirasi dari lagu populer asal Malaysia, menggambarkan suasana khas menjelang Lebaran.

Selain lomba mewarnai, festival yang berlangsung hingga awal April 2026 ini juga menghadirkan sekitar 40 tenant kuliner serta berbagai lomba lainnya seperti merangkai ketupat dan lomba lagu Hari Raya.

Dengan beragam kegiatan yang melibatkan berbagai kalangan, festival ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat budaya lokal sekaligus menarik minat wisatawan ke Batam.