
Disbudpar Kota Batam – Semarak Ramadan di Kota Batam resmi dimulai dengan pembukaan Batam Wonderfood & Art Ramadhan (BWR) ke-7 yang digelar di Taman Dang Anom, Selasa (17/2/2026) malam. Pembukaan ditandai dengan prosesi penyalaan obor secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah.
Dalam sambutannya, Firmansyah mengapresiasi konsistensi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam dalam menghadirkan BWR hingga memasuki tahun ketujuh. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan Ramadan, tetapi juga berperan penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya sektor kuliner dan ekonomi kreatif.
“BWR menjadi contoh kegiatan yang mampu memadukan nilai ibadah Ramadan dengan penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh rangkaian kegiatan tetap menjaga kekhusyukan bulan suci. Saat azan Magrib berkumandang, aktivitas jual beli di area bazar diharapkan dihentikan sementara agar pengunjung dan pelaku usaha dapat berbuka puasa serta menunaikan salat Magrib dengan tenang.
Firmansyah turut mengapresiasi panitia yang menyediakan fasilitas musala dan mendorong pelaksanaan salat berjemaah. Selain itu, ia mengimbau seluruh tenant untuk menjaga kebersihan dan kualitas makanan demi kenyamanan pengunjung.
Untuk menjamin keamanan pangan, pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dijual di area BWR akan dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan. Langkah ini diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berbuka puasa di lokasi acara.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, menjelaskan bahwa BWR telah menjadi agenda rutin yang berkelanjutan dan pernah tercatat dalam kalender event nasional. Menurutnya, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai bazar kuliner, tetapi juga sebagai ruang interaksi keluarga dan masyarakat.
“Tahun ini ada 75 tenant yang terlibat. Selain kuliner Ramadan, kami juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti musala dan area bermain keluarga,” jelasnya.
BWR ke-7 berlangsung hingga 1 Maret 2026 dan melibatkan berbagai unsur, di antaranya PKK Kota Batam, Dharma Wanita Persatuan, serta DWP Disbudpar Batam. Sejumlah agenda pendukung turut digelar, seperti buka puasa bersama, kolaborasi program dengan AirAsia, santunan anak yatim piatu, serta berbagai festival seni dan budaya.
Ketua Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau Kota Batam, Raja Muhammad Amin, berharap kegiatan seperti BWR dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, selain menggerakkan ekonomi, BWR juga menjadi sarana mempererat silaturahmi masyarakat di bulan penuh berkah.
“Ramadan membawa keberkahan. Ekonomi bergerak, kebersamaan pun semakin kuat,” ujarnya.